Ekonomi & Bisnis

Sapi Belgian Blue Diharapkan Wujudkan Swasembada Daging

Sapi Belgian Blue Diharapkan Wujudkan Swasembada Daging

SumedangInfo, JAKARTA — Sapi jenis belgian blue yang dikembangkan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dinilai dapat mewujudkan Indonesia swasembada daging di masa mendatang. Pasalnya, sapi hasil persilangan dari sapi belgia ini paling produktif dari performa postur dan pertambahan bobotnya sampai-sampai menghasilkan daging potong yang lebih banyak.

“Sampai Desember 2018 ini, telah lebih dari 100 ekor kelahiran sapi Belgian Blue hasil inseminasi produksi dan transfer embrio” ungkap Kepala seksi Pelayanan Teknis Pemeliharaan Ternak Yanyan Setiawan, Ahad (21/1).

Sapi ini merupakan rumpun sapi potong kumpulan bos taurus yang memiliki kelebihan konformasi perototan dan persentase karkas yang tinggi, yaitu sekitar 20 persen. Potensi buatan karkas yang tinggi ini bagus guna memenuhi keperluan protein masyarakat Indonesia. Kandungan lemak sapi ini pun relatif rendah sebab mempunyai efisiensi pemakaian pakan yang baik.

“Pertambahan mutu badannya tinggi sekali, per hari dapat mencapai satu hingga 1,5 kilogram” ungkap Yanyan.

Ia mengatakan, pengembangan sapi ini adalahintruksi langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai upaya pemenuhan keperluan daging dan bibit sapi unggul secara nasional. Meski demikian, pengembangan sapi belgian blue masih mempunyai sifat terbatas karena melulu ada di 11 unit penyelenggara teknis (UPT). Hal ini dilaksanakan karena masih ada sejumlah kajian yang perlu dilaksanakan oleh peneliti dan kesebelasan pakar penyokong seperti Badan Litbang Pertanian serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan Perguruan Tinggi.

Kepala Pelayanan Teknis Produksi dan Aplikasi, BET Cipelang, Ilyas, menuliskan sapi-sapi keturunan belgian ini nantinya bakal dikembangkan sampai ke semua pelosok Indonesia. Namun, pengembangan itu dilaksanakan dengan daftar sudah mendapat rekomendasi dari komisi bibit.

Komisi Bibit nantinya merekomendasikan sperma belgian blue boleh diedarkan, bilamana mampu buatan pada tahun 2019. Hal tersebut karena sapi belgian blue ditargetkan dapat produksi secara besar pada 2021 akhir dan telah siap buatan semen beku di 2022.

Balai Embrio Ternak Cipelang sudah dapat memproduksi sperma sapi Belgian Blue dalam masa-masa dekat. Pencapaian ini dirasakan sebagai keberhasilan sekaligus mengindikasikan pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia memberi hasil positif.

“Saat ini pejantan Belgian Blue telah siap diproduksi spermanya, guna sapi murni anda punya Gatot Kaca, bila untuk silangan terdapat lima ekor sapi pejantan” ungkap dia.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono, menuliskan pihaknya bakal kembali mengerjakan kajian guna mendapatkan data akurat soal tumbuh kembangnya belgian blue. “Kami telah kaji dan hasilnya bagus. Tapi akan anda kaji lagi di tingkat peternak supaya datanya akurat. Apabila telah bagus manajemenya, baru anda distribusikan ke masyarakat” ungkap Sugiono.

Ia bercita-cita pengembangan sapi ini terus dinaikkan sebagai di antara upaya pemerintah dalam menambah produksi daging sapi domestik yang mempunyai kebutuhan lumayan tinggi.

The Latest

To Top