Karyawan Alfamart Ancam Demo Karena Gaji Dipotong, Ini Kata Manajemen

Gajii dipotong 10 persen, beberapa karyawan Alfamart yang tergabung dengan Aliansi Serikat Pekerja Alfamart (ASPAL) berencana aksi protes pada bulan ini, puncaknya pada 11 Agustus 2020. Pemotongan tersebut terbitnya ketentuan soal Nota Selisih Barang (NSB).


Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin angkat bicara, pihaknya tak mempermasalahkan dengan aksi protes itu. "Menyampaikan aspirasi itu kan hak setiap orang, itu hak mereka" katanya saat dihubungi VivaNews.

Meski demikian, Solihin berharap aksi protes para karyawan tidak mengganggu aktivitas kinerja mereka. Karena hal tersebut dapat merugikan perusahaan.

Lebih lanjut Solihin menjelaskan bahwa kebijakan pemotongan gaji jika hasil akhir perhitungan "Stock opname" melebihi batas yang telah ditentukan. Pada ketentuan tersebut pihak manajemen Alfamart telah menentukan 'Batas toleransi' akibat kehilangan barang adalah sebesar 0,15 persen untuk di toko, dan 0,20 persen untuk warehouse atau distribution center (DC).

"Jadi kalau melewati batas ketentuan seluruh karyawan yang ada di bagian itu harus bertanggung jawab seperti contoh, misal terima barang 10 dan yang laku 8. Jadi itu seharusnya kan sisa 2, tapi ternyata stok cuma 1. Nah, berarti 1 barang hilang, kalau begitu siapa yang harus tanggung jawab?," terangnya.

Source : Alfamarku

0 Response to "Karyawan Alfamart Ancam Demo Karena Gaji Dipotong, Ini Kata Manajemen"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel